Narasi yang Terlalu Rapi untuk Dipercaya
Setiap kali gelombang PHK melanda industri teknologi, satu kalimat selalu muncul di siaran pers: efisiensi melalui kecerdasan buatan. Terdengar modern, terdengar tak terhindarkan, seolah robot benar-benar duduk di kursi yang baru saja ditinggalkan karyawan. Tapi coba tanya diri sendiri, apakah masuk akal satu algoritma tiba-tiba mampu menggantikan ribuan insinyur dalam semalam? Atau jangan-jangan ini cara yang lebih elegan untuk menyebut kata yang lebih menyakitkan: salah kelola.







