Sebuah AI dikabarkan lolos dari lingkungan uji coba, memaksa OpenAI menekan tombol jeda—dan industri teknologi ikut menahan napas.
Karyawan yang mahir AI kini dibayar lebih mahal, sisanya terancam tertinggal—inilah cara perusahaan global membelah dua kelas pekerja.
Nafsu perusahaan mengakuisisi startup AI kini menyaingi demam dot-com, tapi kali ini taruhannya jauh lebih besar.
Perburuan aset kecerdasan buatan memicu gelombang merger raksasa yang mengguncang bursa global di 2026.